Karya dengan styrofoam*

Pada halaman ini, kami ingin berbagi indahnya beberapa karya-karya yang dibuat oleh beberapa perajin atau seniman dengan menggunakan gabus /
busa styrofoam*:

Karya Memanfaatkan Limbah styrofoam* Bekas:
Kapal Remote Kontrol dari Barang Terbuang
(karya pengrajin Jawa Timur, Indonesia)
Karya Seni, Kerajinan Tangan, Dekorasi Styrofoam - Kapal Remote
Berawal dari keisengannya memanfaatkan gabus styrofoam* yang banyak terbuang percuma di sepanjang pesisir pantai, sekelompok nelayan di Probolinggo, Jawa Timur menciptakan kerajinan unik berupa miniatur kapal yang dipadukan dengan mesin remote kontrol dari mobil mainan yang telah rusak.

Daya kreativitas tersebut tidak saja menghasilkan miniatur kapal yang canggih dan bernilai seni tinggi, melainkan juga mampu memberikan tambahan penghasilan bagi mereka.

Beginilah kesibukan sejumlah pemuda di kampung nelayan Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo. Di sela-sela kesibukannya mencari ikan, mereka tampak serius merangkai sebuah kerajinan unik berupa miniatur kapal.

Bermodal kreativitas dan bahan baku limbah gabus styrofoam* bekas tempat ikan yang banyak terbuang percuma di sepanjang pesisir pantai mereka akhirnya berhasil menciptakan karya seni miniatur kapal yang dipadukan dengan mesin remote kontrol mobil mainan.

Alhasil kerajinan miniatur kapal yang mereka ciptakan tidak saja mirip dengan aslinya, melainkan juga sangat canggih karena mampu dimainkan di atas air layaknya kapal nelayan sungguhan. Berbagai model miniatur kapal mampu mereka ciptakan. Di antaranya kapal motor pencari ikan, kapal ferry hingga miniatur kapal pesiar.

Meski hanya sekedar mainan, namun untuk merancang miniatur kapal ini mereka harus menggunakan metode persis seperti pembuat kapal sesungguhnya agar seimbang dan tidak mudah tenggelam. Meski kerajinan ini relatif masih baru, namun sudah banyak pesanan yang telah mereka terima dari berbagai kota seperti Surabaya, Jakarta, Bali hingga Tanjung Pinang.

"Pertama dari iseng karena di lokasi ini banyak limbah styrofoam*, makanya kita berpikir untuk mendaur ulang, bagaimana caranya agar bisa membuat kerajinan berpotensi", ujar Ibrahim, pemilik usaha kerajinan.

Konsumen juga dapat memesan model kapal apa saja yang dikehendaki dengan harga relatif murah yakni antara 100 hingga 200 ribu rupiah. Mereka juga menerima pesanan miniatur kapal biasa yang hanya digunakan untuk hiasan di dalam rumah. Tentu saja dengan harga yang lebih murah. Namun sayang, seiring banyaknya permintaan pesanan, perajin terkadang terbentur permasalahan klasik berupa kurangnya modal.





Sumber: indosiar.com (Tim Liputan/Sup/Ijs)
Domain Blacklist Check